Mengenal Tanaman di sekitar kita “Ciplukan”

Ciplukan demikian nama tanaman ini, merupakan tumbuhan semusim, biasanya ditempat kosong yang tidak terlalu becek seperti pinggiran selokan, pinggir kebun dan lereng tebing sungai bahkan di sawah bersanding diantara rumput liar. Tanaman ini bisa tumbuh baik pada ketinggian 0 – 1800 m dpl.
KLASIFIKASI  – Ciplukan biasa disebut ciplukan 1., atau Physallis angulata Linn atau Physallis minina Linn, termasuk famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Keceplokan, Nyornyoran atau Cecendet.
SIFAT KIMIAWI – Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Chlorogenik acid, C27H44O-H2O, Asam sitrun dan fisalin, Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, sedangkan bijinya mengandung Claidic acid.
EFEK FARMAKOLOGIS –  Tumbuhan ini bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh. Dalam farmakologi Cina disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.
BAGIAN TANAMAN YANG BERGUNA – Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan akar, daun dan buah.
BUDI DAYA – Perbanyak tanaman dengan biji. Biji disemai kemudian tanaman muda dipindahkan ketempat penanaman. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga kelembabab tanah. Disamping itu juga dibutuhkan pemupukan terutama pupuk dasar.

Iklan

Bajaj Discover 100T mau ke luar India dengan modal 87Km/L??

Penguasa nomor 2 sepedaa motor di India Bajaj, Berencana mengekspor Sepeda motor terbarunya Bajaj discover 100T. Rencana ini sebagai upaya memperkuat penjualan Sepeda motor Bajaj di luar Negeri, Meski demikian rencana itu baru terlaksana setelah pasar India mencicipi Motor Tersebut persis seperti juga Bajaj 200NS yang sampai sekarang di Indonesia belum brojol bahkan kabarnya akan dilabel kawasaki oleh KMI dan rumor terbaru akan di injeksikan, padahal disana sudah beberapa bulan wira-wiri dinikmati pecinta Bajaj.
Bajaj  Discover 100T ini memiliki mesin 4 Valve dan DTS-i 102cc dengan daya 10,2 HP dan Torsi 9,2 NM serta di jejali 5 kecepatan. Bajaj mengklaim motor ini dapat melaju sampai 100 km / jam yang lebih mencengangkan konsumsi bahan bakarnya khas Motor Bajaj 87KM/L entah ada (*)bintangnya apa enggak tuh 87Km/L trus apa gak bikin geger klo sampai di indonesia dan dibanderol dibawah 15Bajajjuta tapi dengan syarat pke cakram untuk pengereman Depannya.
Ya sudahlah kita nikmati amunisi dari Honda dan Yamaha aja dulu yang lagi unjuk kekuatan di pasar sepeda motor Indonesia, karena di Tahun 2013 ini sepertinya bebek-bebek pun mo di Ijeksikan semua demi menyambut Euro 3, Bahkan Bajaj 200NS pun mungkin brojol di sini pke Injeksi. Ke depan dengan statemen petinggi bajaj India semoga motor-yang mempunyai value tinggi khas Bajaj bisa mampir juga di Indonesia